POLA JABAR – Bayangkan langit malam yang gelap tiba-tiba dihiasi oleh tarian cahaya berwarna hijau, ungu, dan merah yang meliuk-liuk indah.
Fenomena ini dikenal sebagai Aurora Borealis atau "Cahaya Utara".
Meskipun terlihat seperti sihir, aurora sebenarnya adalah hasil dari pertempuran kosmik antara matahari dan perlindungan magnetik Bumi kita.
Namun, kenapa fenomena ini hanya bisa dilihat di wilayah kutub dan tidak muncul di negara tropis seperti Indonesia? Berikut penjelasannya:
1. Berawal dari Badai Matahari
Matahari terus-menerus melemparkan partikel bermuatan (elektron dan proton) ke luar angkasa yang disebut sebagai angin matahari (solar wind).
Terkadang, terjadi ledakan besar di matahari yang mengirimkan partikel ini dalam jumlah masif ke arah Bumi.
2. Perisai Magnetik Bumi (Magnetosphere)
Untungnya, Bumi memiliki pelindung yang disebut magnetosphere. Saat partikel matahari yang berbahaya ini sampai ke Bumi, mereka tidak langsung masuk ke atmosfer, melainkan dihadang oleh medan magnet kita.