POLA JABAR - Susu dikenal sebagai "makanan hampir sempurna" karena kandungan nutrisinya yang lengkap. Namun, tidak semua masyarakat di dunia mengonsumsi susu dalam bentuk cair.

Berdasarkan data dari Food and Agriculture Organization (FAO), pengolahan susu menjadi berbagai produk turunan bukan sekadar upaya pengawetan, melainkan juga strategi untuk meningkatkan ketersediaan gizi bagi populasi dunia.

Mengapa Susu Harus Diolah?

Menurut FAO, pengolahan susu memiliki dua tujuan utama:

  1. Memperpanjang Masa Simpan: Susu segar adalah komoditas yang sangat mudah rusak. Pengolahan memungkinkan nutrisi susu didistribusikan ke wilayah yang jauh dari pusat peternakan.

    Meningkatkan Aksesibilitas: Banyak orang memiliki intoleransi laktosa. Melalui fermentasi atau teknik pengolahan tertentu, kadar laktosa dapat dikurangi sehingga lebih aman dikonsumsi.

    Berikut adalah beberapa produk turunan susu yang paling umum dikonsumsi menurut klasifikasi FAO:

    1. Keju (Cheese)

    Keju dibuat dengan cara menggumpalkan protein susu (kasein). FAO mencatat bahwa keju adalah sumber terkonsentrasi dari kalsium, protein, dan lemak. Proses pematangan keju juga sering kali melibatkan mikroorganisme yang bermanfaat bagi pencernaan.