POLA JABAR – Setiap tahun, bumi akan mencapai titik terjauhnya dari matahari dalam lintasan orbit yang berbentuk elips. Fenomena astronomi ini disebut dengan Aphelion.
Banyak informasi yang beredar bahwa saat Aphelion terjadi, suhu di permukaan bumi akan turun drastis dan menyebabkan cuaca dingin yang ekstrem. Namun, benarkah demikian?
Apa Itu Aphelion?
Secara sederhana, Aphelion adalah posisi di mana bumi berada pada titik paling jauh dari matahari. Hal ini terjadi karena orbit bumi tidak berbentuk lingkaran sempurna, melainkan sedikit lonjong (oval).
Sebaliknya, saat bumi berada di titik terdekat dengan matahari, fenomena tersebut disebut sebagai Perihelion.
Jarak rata-rata bumi ke matahari adalah sekitar 150 juta kilometer.
Saat Aphelion, jarak ini bertambah menjadi sekitar 152 juta kilometer. Meski terdengar sangat jauh, selisih jarak ini sebenarnya tidak terlalu signifikan dalam skala astronomi.
Pengaruhnya Terhadap Suhu di Bumi
Penjelasan ilmiah menyatakan bahwa Aphelion tidak secara langsung menyebabkan penurunan suhu yang ekstrem atau cuaca dingin di bumi.