POLA JABAR – Jepang bukan hanya soal keindahan bunga sakura atau kemegahan Gunung Fuji, tetapi juga tentang kedisiplinan dan tata krama yang sangat dijunjung tinggi.
Bagi wisatawan Indonesia, memahami etika tak tertulis adalah kunci agar perjalanan Anda nyaman dan dihargai oleh warga lokal.
Berikut adalah 5 aturan tak tertulis yang wajib Anda patuhi saat berada di Negeri Sakura:
1. Pantang Makan Sambil Berjalan
Berbeda dengan budaya snacking di Indonesia, makan atau minum sambil berjalan dianggap tidak sopan di Jepang. Jika Anda membeli jajanan pasar (street food), biasanya penjual akan meminta Anda menghabiskannya di depan kios mereka atau mencari tempat duduk yang tersedia. Hal ini dilakukan untuk menghindari tumpahan makanan dan menjaga kebersihan jalanan.
2. Keheningan Total di Transportasi Umum
Kereta di Jepang adalah zona tenang. Berbicara keras, tertawa terbahak-bahak, atau menerima telepon di dalam gerbong dianggap sangat mengganggu kenyamanan orang lain. Pastikan ponsel Anda dalam mode senyap (manner mode) dan gunakan suara sepelan mungkin jika memang harus berbicara dengan teman perjalanan.
3. Jangan Pernah Memberi Uang Tip
Di banyak negara, memberi tip adalah bentuk penghargaan, namun di Jepang hal ini bisa dianggap menghina atau setidaknya membingungkan. Pelayanan prima sudah termasuk dalam harga yang Anda bayar. Jika Anda meninggalkan uang di meja, kemungkinan besar pelayan akan mengejar Anda untuk mengembalikan uang yang mereka anggap "tertinggal".