POLA JABAR - Kacang tanah merupakan salah satu camilan paling populer di dunia. Di Indonesia, bahan pangan ini diolah menjadi berbagai macam hidangan, mulai dari bumbu gado-gado, kacang goreng, hingga selai. 

Namun, tahukah Anda bahwa secara biologis kacang tanah sebenarnya bukan termasuk kelompok kacang-kacangan pohon (tree nuts)?

Menurut informasi dari healthline.com secara klasifikasi, kacang tanah (Arachis hypogaea) termasuk dalam keluarga legum atau polong-polongan, serupa dengan kedelai, miju-miju, dan buncis. 

Meskipun demikian, karena profil nutrisi dan karakteristiknya yang mirip dengan kacang pohon seperti almond atau kenari, banyak orang tetap mengkategorikannya sebagai bagian dari keluarga kacang dalam konteks kuliner.

Kandungan Nutrisi dalam Kacang Tanah

Kacang tanah adalah sumber energi yang padat nutrisi. Dalam setiap 100 gram kacang tanah mentah, terkandung sekitar 567 kalori. Berikut adalah rincian nutrisi utama yang terkandung di dalamnya:

  • Protein: Kacang tanah adalah sumber protein nabati yang sangat baik, dengan kandungan berkisar antara 22–30% dari total kalori.

    Lemak Sehat: Sebagian besar lemak dalam kacang tanah adalah lemak tak jenuh tunggal dan ganda, yang dikenal baik untuk kesehatan jantung.

    Karbohidrat: Memiliki indeks glikemik yang rendah, menjadikannya pilihan aman bagi penderita diabetes karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.