POLA JABAR - Bagi para pencinta makanan laut, udang tentu menjadi primadona yang sulit ditolak. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih membuat bahan makanan ini mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Namun, di balik kelezatannya, udang menyimpan segudang nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Melansir dari laman kesehatan Healthline, udang merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling lengkap namun rendah kalori. Berikut adalah penjelasan detail mengenai kandungan nutrisi dalam udang serta dampaknya yang luar biasa bagi kesehatan Anda.

Rendah Kalori Namun Tinggi Protein Salah satu keunggulan utama udang terletak pada profil kalorinya. Dalam porsi sekitar 85 gram udang matang, hanya terkandung sekitar 84 kalori. Menariknya, hampir 90% dari kalori tersebut berasal dari protein. Hal ini menjadikan udang sebagai pilihan ideal bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan atau pembentukan otot.

Selain protein, udang juga menyediakan lebih dari 20 jenis vitamin dan mineral yang berbeda. Beberapa di antaranya mencakup selenium, vitamin B12, besi, fosfor, seng, dan magnesium. Nutrisi-nutrisi ini berperan penting dalam menjaga metabolisme dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Kandungan Antioksidan Astaxanthin yang Unik Berbeda dengan jenis seafood lainnya, udang mengandung antioksidan jenis khusus yang disebut astaxanthin. Zat inilah yang memberikan warna kemerahan pada udang saat dimasak. Berdasarkan berbagai riset, astaxanthin memiliki kemampuan untuk membantu memperkuat dinding arteri, yang pada gilirannya dapat menurunkan risiko serangan jantung.

Selain untuk kesehatan jantung, astaxanthin juga dikenal baik untuk kesehatan otak. Antioksidan ini bekerja dengan cara mencegah peradangan pada sel-sel saraf, sehingga dapat membantu meminimalisir risiko kehilangan ingatan atau penyakit degeneratif seperti Alzheimer.

Sumber Kolesterol yang Aman? Banyak orang ragu mengkonsumsi udang karena kandungan kolesterolnya yang dianggap tinggi. Faktanya, meski udang mengandung kolesterol, ia hampir tidak memiliki lemak jenuh. Penelitian menunjukkan bahwa bagi sebagian besar orang, kolesterol dalam makanan hanya memberikan dampak kecil terhadap kadar kolesterol dalam darah.

Bahkan, udang mengandung asam lemak omega-3 yang justru membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Jadi, selama dikonsumsi dalam batas wajar dan tidak digoreng dengan minyak berlebih, udang tetap menjadi makanan yang sangat sehat bagi jantung.

Kandungan Yodium untuk Fungsi Tiroid Udang adalah salah satu sumber yodium terbaik. Yodium merupakan mineral yang sangat krusial untuk mendukung fungsi kelenjar tiroid yang sehat. Mineral ini diperlukan tubuh untuk memproduksi hormon yang mengatur metabolisme energi serta mendukung perkembangan otak pada janin dan anak-anak.