POLA JABAR - Pizza, hidangan bundar yang dicintai di seluruh dunia, memiliki akar yang sangat dalam dan otentik di kota Naples (Napoli), Italia Selatan. Namun, Pizza Napoli khususnya varian Marinara dan Margherita bukanlah pizza biasa; ia adalah representasi sejarah, budaya, dan seni yang diakui secara global. Pada tahun 2017, UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) secara resmi menetapkan "The Art of Neapolitan Pizzaiuolo" sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity (Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan). 

Pengakuan ini tidak hanya tertuju pada resepnya, melainkan pada keseluruhan proses pembuatan yang diwariskan turun-temurun, mulai dari cara menguleni adonan di udara (slapping), memutar, hingga memanggangnya. 

Seni Pizzaiuolo ini melibatkan keahlian, ritual sosial, dan pengetahuan mendalam tentang bahan-bahan lokal berkualitas tinggi yang harus dipertahankan, menjadikannya sebuah pertunjukan keterampilan yang layak diapresiasi.

Keunikan dan kesakralan Pizza Napoli terletak pada aturan ketat yang mengatur setiap tahap pembuatannya, memastikan cita rasa otentik yang tak berubah selama berabad-abad. 

Hanya ada dua jenis yang dianggap real deal: Pizza Marinara (tomat, bawang putih, minyak zaitun, dan oregano) dan Pizza Margherita (tomat, keju mozzarella segar, kemangi, dan minyak zaitun). 

Bahan-bahan yang digunakan harus memenuhi standar kualitas tinggi, seperti tomat San Marzano yang ditanam di kaki Gunung Vesuvius dan keju mozzarella di bufala campana yang terbuat dari susu kerbau. 

Adonan harus diuleni dengan tangan atau mixer kecepatan rendah, dibiarkan mengembang secara alami, dan tidak boleh melebihi ketebalan tertentu di bagian tengah. 

Puncaknya, pizza harus dipanggang dalam oven kayu bakar tradisional pada suhu yang sangat tinggi (sekitar 485°C) selama hanya 60 hingga 90 detik. Hasilnya adalah pizza dengan pinggiran yang sedikit hangus (cornicione), lembut, elastis, dan memiliki aroma khas yang tiada duanya.

Jauh sebelum menjadi fenomena global, Pizza Napoli lahir sebagai makanan rakyat miskin yang mencari cara cepat dan murah untuk mengenyangkan perut. Sejarah mencatat bahwa popularitasnya meledak pada tahun 1889 ketika seorang pizzaiuolo bernama Raffaele Esposito membuat pizza untuk menghormati kunjungan Ratu Margherita dari Savoy.