POLA JABAR - Bagi banyak orang, menikmati satu cup gelato yang lembut di tengah cuaca panas adalah kebahagiaan yang sulit digantikan. Namun, bagi mereka yang hidup dengan intoleransi laktosa atau alergi susu sapi, hidangan penutup asal Italia ini sering kali menjadi "musibah" bagi pencernaan. Gejala seperti perut kembung, kram, hingga diare kerap muncul sesaat setelah menyantap produk olahan susu.

Kabar baiknya, evolusi kuliner modern telah menghadirkan solusi yang sangat memuaskan: gelato bebas laktosa. Mengutip ulasan kesehatan dari laman WebMD, inovasi ini memungkinkan penderita intoleransi laktosa untuk tetap menikmati tekstur creamy khas gelato tanpa harus mengorbankan kenyamanan perut mereka.

Perbedaan Mendasar: Gelato vs Sorbet

Langkah pertama dalam memilih hidangan dingin yang aman adalah memahami perbedaan antara jenis-jenisnya. Secara tradisional, gelato memang menggunakan susu dan krim. Banyak orang mengira bahwa sorbet adalah satu-satunya pilihan bagi penderita alergi laktosa karena sorbet hanya berbasis air dan buah.

Namun, gelato tanpa susu (non-dairy gelato) menawarkan pengalaman yang berbeda dari sorbet. Jika sorbet cenderung memiliki tekstur kristal es yang tajam, gelato bebas laktosa dirancang untuk meniru tekstur padat dan lembut yang menjadi ciri khas gelato tradisional. Hal ini dicapai dengan menggunakan pengganti susu yang kaya akan lemak nabati.

Alternatif Bahan Dasar yang Ramah Alergi

Untuk menciptakan tekstur yang menyerupai susu sapi, para produsen gelato kini memanfaatkan berbagai sumber nabati yang memiliki profil nutrisi unik. Beberapa bahan dasar yang paling populer meliputi:

1. Susu Kelapa (Coconut Milk) Santan atau susu kelapa adalah pilihan utama karena kandungan lemak jenuh alaminya yang tinggi. Lemak ini memberikan rasa "dimulut" (mouthfeel) yang sangat mirip dengan krim susu sapi, sehingga hasil akhirnya tetap kental dan lembut.

2. Susu Almon dan Mede (Nut-Based) Kacang-kacangan seperti almon dan mede memberikan sentuhan rasa gurih yang khas. Susu mede, khususnya, dikenal karena kemampuannya menghasilkan tekstur yang sangat halus saat dibekukan, menjadikannya favorit bagi pembuat gelato artisan.