POLA JABAR - Menemukan camilan yang tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga mendukung program diet sering kali menjadi tantangan tersendiri. Di antara berbagai pilihan buah tropis, melon muncul sebagai kandidat unggulan.

Berdasarkan data kesehatan dari Verywell Fit, buah ini bukan sekadar pencuci mulut yang menyegarkan, melainkan paket lengkap nutrisi dengan densitas kalori yang sangat rendah.

Alasan utama melon sangat direkomendasikan bagi mereka yang sedang menjaga berat badan adalah kandungan airnya yang sangat tinggi. Hampir 90 persen dari bobot buah melon terdiri dari air. 

Hal ini memberikan dua keuntungan sekaligus: memberikan rasa kenyang lebih cepat dan menjaga hidrasi tubuh tanpa memberikan beban kalori yang besar.

Dalam satu porsi potongan melon (sekitar 150-160 gram), kalori yang terkandung biasanya di bawah 60 kalori. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan camilan olahan seperti biskuit atau keripik yang bisa mencapai ratusan kalori dalam porsi yang sama kecilnya.

Meski rendah kalori, bukan berarti buah ini miskin nutrisi. Varietas populer seperti melon jingga (cantaloupe) dan melon hijau (honeydew) kaya akan vitamin dan mineral esensial:

1. Sumber Vitamin C yang Melimpah 

Satu porsi melon dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan harian vitamin C Anda. Nutrisi ini krusial untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh serta mendukung produksi kolagen agar kulit tetap kencang dan sehat.

2. Kaya akan Kalium