POLA JABAR – Selama puluhan tahun, Segitiga Bermuda menjadi salah satu misteri terbesar di dunia. Kawasan yang terletak di Samudra Atlantik bagian barat, yang menghubungkan Florida, Puerto Riko, dan Bermuda ini, dikaitkan dengan hilangnya ratusan kapal dan pesawat secara misterius.

Banyak yang menyebut adanya keterlibatan alien hingga kota bawah laut Atlantis. Namun, benarkah tidak ada penjelasan logisnya?

Para ilmuwan dan pakar maritim mencoba memberikan penjelasan yang lebih masuk akal terkait fenomena di kawasan ini:

1. Gas Metana di Dasar Laut

Salah satu teori ilmiah yang populer adalah keberadaan kantong gas metana yang besar di bawah dasar laut Segitiga Bermuda. Jika kantong gas ini meletus, gas akan naik ke permukaan dan mengurangi kepadatan air. Akibatnya, kapal yang lewat di atasnya kehilangan daya apung dan bisa tenggelam seketika tanpa sempat mengirim sinyal darurat.

2. Arus Teluk (Gulf Stream)

Segitiga Bermuda berada di jalur Arus Teluk yang sangat kuat dan cepat.

Arus ini ibarat sungai besar di dalam laut yang bisa membawa puing-puing kecelakaan atau kapal yang mati mesin keluar dari area tersebut dalam waktu singkat.

Inilah alasan mengapa bangkai kapal atau pesawat seringkali sangat sulit ditemukan di kawasan ini.