POLA JABAR – Semangat pembangunan "ngabret" mewarnai peringatan Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Subang pada Senin, 6 April 2026. Acara ini menjadi simbol refleksi sekaligus proyeksi masa depan Subang yang lebih progresif.

Sidang paripurna tersebut berlangsung dengan nuansa khidmat dan kental akan budaya lokal. Rangkaian acara dibuka dengan penampilan tarian tradisional, pembacaan sejarah berdirinya Subang, serta lantunan lagu Indonesia Raya dan Hymne Subang oleh paduan suara KORPRI.

Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, S.H., membuka sidang dengan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sekaligus menekankan bahwa usia ke-78 ini merupakan titik krusial untuk melakukan percepatan pembangunan di segala sektor.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menjelaskan filosofi di balik tema Hari Jadi tahun ini, yaitu "Karya Nyata Subang Ngabret: Mewujudkan Subang Unggul, Maju, Kompetitif, Sejahtera, dan Religius". Menurutnya, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan yang fokus pada eksekusi di lapangan.

Salah satu pencapaian prestisius yang dipaparkan adalah keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 92 kilometer sepanjang tahun 2025. Kang Rey menegaskan bahwa konektivitas antarwilayah menjadi prioritas utama hingga akhir masa jabatan nanti.

“Target kami jelas, pada 2027 tidak boleh ada lagi jalan rusak atau berlubang di Kabupaten Subang,” tegasnya.

Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak lepas dari sinergi yang kuat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap perbaikan aksesibilitas di wilayah Subang.

Di bawah kepemimpinan Kang Rey, Pemkab Subang juga gencar melakukan transformasi digital dalam pelayanan publik. Salah satu terobosannya adalah kanal pengaduan masyarakat #LaporKangRey. Platform ini terbukti efektif dalam menyerap aspirasi warga secara responsif, di samping kemudahan pengurusan administrasi kependudukan yang kini telah menjangkau tingkat kecamatan.

Di sektor ekonomi, pemerintah mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui Subang Fest. Ke depan, festival ini akan digelar secara terdesentralisasi agar dampak ekonominya dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat di berbagai pelosok Subang.