POLA JABAR – Tempat pelaksanaan Aksi Reuni 212 tahun ini dipastikan tetap berlokasi di Silang Monas, Jakarta Pusat, mengikuti tradisi penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.

Kawasan Monas kembali menjadi titik kumpul utama bagi peserta aksi dari berbagai daerah.

Aksi Reuni 212 sendiri berakar dari demonstrasi besar pada 2 Desember 2016, ketika berbagai kelompok Islam menggelar unjuk rasa untuk menuntut pemberhentian Gubernur Jakarta 2014–2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Aksi tersebut merupakan respons atas dugaan penistaan agama yang memanas di tengah momentum Pilkada DKI Jakarta 2017.

Gelaran 2016 itu kerap disebut Aksi Bela Islam Jilid III, karena menjadi puncak dari dua aksi serupa yang telah digelar sebelumnya, yakni pada 14 Oktober 2016 dan 4 November 2016.

Ribuan peserta memenuhi kawasan Monas dalam demonstrasi yang tercatat sebagai salah satu aksi massa terbesar pada masa itu.

Aksi 212 saat itu dipimpin oleh sejumlah tokoh, termasuk Rizieq Shihab, Zaitun Rasmin, dan Arifin Ilham.

Selain para pemimpin ormas Islam, sejumlah pejabat dan tokoh nasional juga hadir, seperti Kapolri Tito Karnavian, Wakil Ketua DPR RI Hidayat Nur Wahid, hingga Presiden Joko Widodo yang sempat turun ke lapangan untuk menemui massa.

Dengan sejarah panjang dan keterikatan emosional yang kuat, kawasan Silang Monas kembali dipilih sebagai pusat penyelenggaraan Reuni 212 tahun ini, yang diharapkan berlangsung tertib dan damai.***