POLA JABAR – Menikah adalah momen bahagia yang paling dinanti, namun sering kali menjadi sumber stres karena biayanya yang tidak sedikit.

Banyak pasangan terjebak dalam utang demi pesta mewah, yang justru membebani kehidupan setelah pernikahan. Padahal, dengan perencanaan matang, Anda bisa mewujudkan hari bahagia tanpa harus meninggalkan beban finansial.

Berikut adalah langkah cerdas mengatur dana pernikahan:

1. Tentukan Skala Prioritas dan Anggaran Realistis

Langkah pertama adalah duduk bersama pasangan dan tentukan berapa anggaran maksimal yang sanggup dikeluarkan. Jangan memaksakan diri mengikuti standar orang lain. Fokuslah pada elemen wajib seperti administrasi KUA/Capil dan jamuan makan. Elemen tambahan seperti dekorasi mewah atau gaun rancangan desainer bisa disesuaikan dengan sisa anggaran.

2. Tabungan Khusus "Menikah"

Pisahkan dana pernikahan dari rekening sehari-hari. Mulailah menyisihkan persentase tetap dari gaji bulanan Anda dan pasangan ke rekening khusus ini. Jika memungkinkan, tempatkan di instrumen rendah risiko seperti reksadana pasar uang atau emas agar nilainya tidak tergerus inflasi selama masa persiapan.

3. Batasi Jumlah Tamu Undangan

Komponen biaya terbesar biasanya terletak pada konsumsi (katering). Semakin banyak tamu, semakin besar biayanya. Tren intimate wedding (pernikahan intim) yang hanya mengundang keluarga dan teman terdekat bisa menjadi solusi untuk menekan biaya tanpa mengurangi kesakralan acara.