POLA JABAR – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung mengintensifkan kegiatan penjangkauan gabungan terhadap Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Operasi ini dilakukan pada Sabtu dini hari, 14 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga estetika dan ketertiban kota.
Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah "beautifikasi" untuk mengantisipasi fenomena meningkatnya jumlah PPKS di jalanan menjelang bulan puasa.
“Alhamdulillah, ini adalah bagian dari kegiatan sesuai arahan pimpinan. Kami melakukan penjangkauan gabungan untuk kedua kalinya, khususnya dalam menghadapi momentum Ramadan,” jelas Yorisa.
Proses penjangkauan dibagi menjadi dua regu utama untuk menyisir kawasan yang rawan menjadi tempat berkumpulnya PPKS:
Regu Pertama: Mulai bergerak pukul 02.30 WIB dari kawasan Simpang Lima Bandung, menyusuri ruas jalan protokol, dan berakhir di Masjid Raya Bandung.
Regu Kedua: Memulai penyisiran dari Jalan Suniaraja menuju Pendopo Kota Bandung atau Masjid Raya Bandung.
Pada sesi awal, sekitar 50 orang berhasil diamankan dan langsung menjalani proses asesmen oleh tim gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk pendampingan dari Dinas Kesehatan hingga Satpol PP.
Berdasarkan data resmi Dinsos Kota Bandung, total terdapat 79 PPKS yang terjaring dalam operasi kali ini. Rincian kategori mereka adalah sebagai berikut:
Kategori: 53 gelandangan, 17 pemulung, 4 lansia, 2 penyandang disabilitas mental, dan 3 anak terlantar.