POLA JABAR – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyatakan rasa optimistisnya bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan mampu mempertahankan gelar juara umum dalam ajang bergengsi Anugerah Adinata Syariah 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela agenda Validasi Data Anugerah Adinata Syariah bersama Dewan Juri yang berlangsung di Ruang Edukasi Masjid Raya Al-Jabbar, Kota Bandung, pada Kamis (21/5/2026).

Pertemuan ini merupakan langkah konkrit dalam menindaklanjuti arahan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengenai verifikasi data penghargaan ekonomi syariah di tingkat wilayah. Saat ini, Jawa Barat telah resmi mengamankan posisi di jajaran tiga besar provinsi terbaik.

“Tentu menjadi kebanggaan kita bahwa Provinsi Jawa Barat masuk tiga besar Anugerah Adinata Syariah tahun 2026. Tahun lalu Jawa Barat menjadi juara umum dengan meraih hasil terbaik di berbagai kategori,” ujar Wagub Jabar.

Pada penyelenggaraan tahun 2025, Jawa Barat sukses mendominasi dengan memenangkan peringkat pertama pada sembilan kategori dari total 12 kategori yang dikompetisikan.

Mengingat tahun ini jumlah kategori beralih menjadi 14 bidang, Erwan meminta seluruh elemen terkait untuk mempertajam strategi operasional dan evaluasi agar hasilnya semakin maksimal.

Menurut Wagub, lompatan prestasi ini merupakan buah dari konsistensi jangka panjang dan kolaborasi harmonis dari berbagai pihak dalam menumbuhkan fondasi ekonomi keagamaan yang inklusif.

“Capaian ini bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, tetapi hasil kerja bersama seluruh stakeholder, sinergi lintas sektor, dan komitmen menghadirkan ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Erwan.

Sebagai langkah strategis ke depan, Pemda Provinsi Jabar berkomitmen untuk memperluas penetrasi ekonomi syariah ke sektor riil. Salah satu poin krusial yang diangkat adalah urgensi pembentukan kawasan industri khusus syariah, mengingat besarnya proporsi pekerja Muslim di wilayah Jawa Barat.