POLA JABAR – Berbuka dengan yang manis memang disarankan untuk mengembalikan energi dengan cepat. Namun, tidak semua yang manis itu sehat. Maraknya penggunaan pemanis buatan dan pewarna tekstil pada jajanan buka puasa di pinggir jalan menuntut kita untuk lebih waspada. Salah memilih takjil justru bisa membuat tubuh lemas, tenggorokan sakit, hingga gangguan pencernaan.

Agar tubuh tetap bugar selama Ramadan, simak panduan memilih takjil sehat berikut ini:

1. Perhatikan Warna yang Terlalu Mencolok

Hindari makanan atau minuman dengan warna yang sangat terang atau neon, seperti merah atau hijau menyala. Pewarna non-makanan biasanya meninggalkan bekas warna yang sulit hilang di lidah. Pilihlah takjil dengan warna alami yang cenderung lebih lembut (soft).

2. Kenali Rasa Manis yang "Tajam"

Pemanis buatan seperti sakarin atau siklamat sering kali meninggalkan rasa pahit atau getir di tenggorokan setelah ditelan (aftertaste). Manis dari gula asli terasa lebih ringan dan tidak menyebabkan tenggorokan gatal.

3. Pilih Takjil dengan Pengolahan Minimal

Makanan yang dikukus, direbus, atau dipanggang jauh lebih sehat dibandingkan gorengan yang kaya lemak trans. Pilihan seperti jagung rebus, ubi kukus, atau edamame bisa menjadi alternatif takjil yang kaya serat dan mengenyangkan lebih lama.

4. Cek Kebersihan Wadah dan Lokasi Jualan