POLA JABAR - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengingatkan, untuk bisa  menjaga keamanan lingkungan, termasuk mitigasi banjir, kebakaran, hingga potensi kejahatan jalanan partisipasi warga menjadi modal utama yang harus dilakukan.

Hal tersebut disampaikan oleh Farhan di sela-sela dirinya menghadiri kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Jumat 21 November 2025.

Salah satu isu yang mendapat penekanan adalah tingkat kepesertaan BPJS yang belum maksimal. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena dapat mempengaruhi ketahanan sosial masyarakat saat menghadapi risiko kesehatan.

“Saya sudah lihat datanya. RW yang paling muda di sini adalah RW 9. Kepesertaan BPJS-nya masih di bawah 50%. Ini menjadi perhatian. Harus ada strategi dan materi untuk meyakinkan warga agar mau mengimplementasikan BPJS,” ujar Farhan.

Oleh karena itu, Farhan juga meminta kepada pihak kelurahan bersama kader kesehatan dan tokoh masyarakat untuk untuk bisa menyusun materi komunikasi yang lebih persuasif agar warga memahami pentingnya memiliki perlindungan jaminan kesehatan, terutama bagi keluarga yang rentan.

Tak hanya isu kesehatan saja, pada kegiatan siskamling tersebut  juga membahas kesiagaan terhadap berbagai potensi bencana yang kerap muncul saat pergantian musim. 

Warga diimbau memperkuat sistem ronda, memastikan saluran air bersih dari sampah, dan mendorong budaya gotong royong sebagai fondasi utama ketahanan lingkungan.

Wali Kota Bandung juga menekankan pentingnya koordinasi antara RT, RW, dan aparat kewilayahan dalam menyebarkan informasi kebencanaan dan memastikan respons cepat jika terjadi insiden.

Meski terdapat sejumlah catatan, Farhan mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Kelurahan Kacapiring dalam menjaga lingkungan.***