POLAJABAR.COM - Pemerintah Kabupaten Bandung tengah berupaya mengatasi kekhawatiran warga terkait proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang sedang berlangsung di wilayah Bandung Timur.
Proyek ini, yang dikerjakan oleh Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Raharja bekerja sama dengan PT Moya Indonesia, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air minum yang layak dan terjangkau.
Respon Pemkab Bandung terhadap Keresahan Warga
Dalam upaya meredakan keresahan yang muncul di kalangan masyarakat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, menegaskan bahwa pemerintah memahami kekhawatiran warga mengenai dampak sosial dan lingkungan dari proyek ini.
"Kami ingin menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di wilayah Bandung Timur yang meliputi 8 Kecamatan," ungkapnya belum lama ini.
Prioritas Pemkab Bandung dalam Penyediaan Air Bersih
Cakra menambahkan bahwa pengembangan SPAM ini merupakan salah satu program prioritas Pemkab Bandung. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia emas 2045, di mana pemerintah berkomitmen untuk menyediakan pelayanan air bersih 100% kepada masyarakat.
Saat ini, cakupan layanan air minum di Kabupaten Bandung baru mencapai sekitar 10%, dan dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, peningkatan pelayanan sangat diperlukan.