POLA JABAR - Pada tahun 2025 ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali memperbaiki sejumlah taman dan ruang terbuka hijau (RTH), Selain revitalisasi taman berskala besar seperti Taman Lansia, Alun-alun Bandung, Babakan Siliwangi, dan zona olahraga kolong Pasupati, 

Tak hanya melakukan revitalisasi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) juga melakukan pemeliharaan rutin di taman tematik lainnya agar tetap terjaga dengan baik.

Plt. Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi DPKP Kota Bandung, Yuli Ekadianty menjelaskan meski fokus DPKP pada tahun ini berada pada empat area besar, namun pemeliharaan taman lain tetap berjalan. Beberapa taman bahkan dikembalikan fungsinya setelah sekian lama tidak optimal.

“Banyak taman tematik yang kami pelihara kembali, meskipun anggarannya tidak besar. Contohnya di Taman Panda, air mancurnya sudah berfungsi lagi. Kami juga memelihara taman-taman lainnya," kata Yuli, Kamis 27 November 2025 lalu.

Namun di balik upaya perbaikan, Yuli juga menjelaskan jika DPKP menghadapi persoalan serius seperti vandalisme dan pencurian fasilitas taman. dan bahkan beberapa insiden pencurian terjadi hanya dalam waktu singkat setelah taman diperbaiki.

Yuli membeberkan, kabel lampu sepanjang 200 meter di Taman Lansia hilang tak lama setelah pembukaan. Kasus terbaru terjadi di Taman Panda, dua pompa air mancur hilang sehingga fasilitas yang baru dihidupkan kembali tidak dapat berfungsi.

“Teman-teman sudah memperbaiki dan menyalakan lampu, tapi kabelnya dicuri. Di taman lain, pompa air hilang padahal baru kami aktifkan,” ungkapnya.

Yuli berpendapat CCTV yang sudah dipasang di sejumlah taman tidak akan mampu menjaga fasilitas bila masyarakat tidak ikut melindungi lingkungan publik.

“CCTV itu ada, tapi penjagaan tidak bisa hanya mengandalkan kamera. Masyarakat juga harus merasa memiliki taman-taman ini,” ujarnya.