POLA JABAR - Belakangan ini beredar kabar mengenai dugaan lambatnya respons Call Center pengaduan warga. menanggapi hal tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan klasifikasinya.
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul munculnya artikel opini yang dimuat salah satu media daring yang menyoroti mengenai pengalaman warga saat sedang menghubungi nomor layanan tertentu.
Koordinator Bandung Command Center, Yusuf Cahyadi menjelaskan, jika layanan kegawatdaruratan resmi dari Pemerintah Kota Bandung adalah Call Center 112, bukan nomor seluler atau kontak lain yang beredar di mesin pencari internet.
“Perlu kami luruskan, untuk kondisi gawat darurat di Kota Bandung, satu-satunya nomor resmi yang terintegrasi dengan seluruh OPD, instansi, dan relawan adalah 112. Nomor tersebut aktif 24 jam, bebas pulsa, dan langsung terhubung dengan sistem penanganan darurat,” ujar Yusuf, Rabu, 17, Desember 2025.
Yusuf juga menjelaskan jika sebelumnya, beredar tulisan opini yang menggambarkan mengenai pengalaman warga yang kesulitan untuk bisa tersambung ke nomor Call Center Pemkot Bandung dan menilai respons layanan tergolong lambat.
Dirinya juga menambahkan jika berdasarkan klasifikasi terbaru dari penulis artikel dari media daring tersebut, diketahui jika nomor Call Center yang dihubungi warga tersebut bukanlah nomor resmi layanan darurat Pemkot Bandung, melainkan nomor telepon yang didapatkan dari pencarian google yakni 0811 812 0357.
“Nomor tersebut bukan Call Center 112 dan tidak berada dalam sistem Bandung Command Center. Karena itu, kami tidak dapat menjamin respons, alur penanganan, maupun keterhubungan dengan OPD jika masyarakat menghubungi nomor di luar sistem resmi,” jelas Yusuf.
Dirinya juga menambahkan jika Call Center 112 memiliki mekanisme operasional baku. Setiap panggilan yang masuk akan diterima oleh agent, diverifikasi melalui konfirmasi data dan dokumentasi. Kemudian diteruskan secara real time kepada OPD, instansi, dan relawan sesuai jenis kegawatdaruratan, mulai dari kesehatan, kebakaran, kecelakaan, kriminalitas, hingga kebencanaan.
Selain itu, Yusuf juga memastikan, keamanan identitas pelapor dijamin sepenuhnya.