POLA JABAR – Aula SMAN 20 Bandung dipenuhi energi positif pada Kamis, 21 Mei 2026. Ratusan siswa dengan penuh semangat mengikuti kegiatan sosialisasi kesehatan yang mengusung tema “Fight Nicotine, No Nicotine No Ribet”.
Program ini merupakan langkah preventif strategis yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung guna menekan angka ketergantungan dan konsumsi nikotin di kalangan usia remaja.
Agenda edukasi interaktif ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Sony Adam, serta sosok inspiratif dari dunia olahraga, yakni Atlet Basket Nasional, Timo. Mereka bersinergi memberikan pemahaman tentang pentingnya menjauhi rokok demi masa depan yang cerah.
Dalam pemaparannya, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menggarisbawahi bahwa kekuatan karakter dan prinsip hidup sangat dibutuhkan oleh para siswa agar tidak gampang terjerumus ke dalam pergaulan yang merugikan kesehatan.
“Anak-anak muda Kota Bandung harus punya keberanian mengatakan tidak terhadap nikotin. Kalian adalah generasi masa depan, generasi kreatif, generasi sehat. Jangan sampai produktivitas dan cita-cita rusak karena rokok dan ketergantungan nikotin,” ujar Iskandar.
Pemkot Bandung berkomitmen penuh untuk terus memperluas jangkauan kampanye serupa ke berbagai institusi pendidikan. Tujuannya adalah menciptakan atmosfer belajar yang kondusif bagi perkembangan fisik dan mental anak.
“Kami ingin sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuhnya karakter positif anak-anak muda Kota Bandung,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, membedah aspek medis mengenai bahaya zat nikotin jika masuk ke dalam tubuh remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. Penggunaan rokok konvensional maupun rokok elektrik (vape) terbukti dapat menurunkan fungsi paru-paru, merusak daya konsentrasi saat belajar di kelas, serta mengikis kebugaran fisik secara bertahap.
“Kami terus mengedukasi pelajar agar memahami bahwa nikotin bukan solusi untuk gaya hidup. Justru hidup sehat tanpa rokok akan membuat generasi muda lebih aktif, produktif, dan percaya diri,” katanya.