POLA JABAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menunjukkan komitmen serius dalam membenahi infrastruktur kota. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara langsung meninjau titik-titik krusial yang kerap dikeluhkan warga terkait masalah banjir dan jalan amblas di wilayah Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal.
Langkah ini diambil dalam agenda Siskamling Siaga Bencana ke-79 yang berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Farhan mendengarkan langsung keluhan warga mengenai dua isu utama yang telah lama mengganggu aktivitas harian mereka.
Permasalahan paling mendesak terjadi di wilayah RW 3, di mana genangan air saat hujan deras dilaporkan bisa mencapai ketinggian satu meter. Penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa sistem drainase yang ada saat ini sudah tidak mampu lagi menampung debit air yang meningkat tajam.
Selain banjir, warga di RW 3, RW 4, dan RW 6 juga mengeluhkan kondisi Jalan Karta Atmaja yang kerap amblas. Berikut adalah beberapa faktor penyebab kerusakan jalan tersebut:
Drainase Keropos: Aliran air di bawah jalan menggerus tanah sehingga struktur jalan tidak lagi stabil.
Beban Kendaraan Berat: Akses jalan sering dilalui truk pengangkut sampah menuju wilayah RW 6, yang mempercepat kerusakan permukaan aspal.
Kapasitas Saluran: Dimensi drainase yang kecil tidak sebanding dengan volume air yang masuk.
Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Muhammad Farhan langsung menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan survei teknis. Farhan sempat memastikan apakah ada kebocoran pipa PDAM yang memicu amblasnya jalan, namun pihak kelurahan mengonfirmasi bahwa masalah murni berasal dari sistem drainase.
“Selama drainasenya bermasalah, air akan terus menghantam dan menyebabkan jalan amblas. Jadi, ini murni masalah drainase yang harus segera diperbaiki,” tegas Farhan.