POLA JABAR – Menindaklanjuti program Siskamling Siaga Bencana, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan pemantauan intensif di Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong. Fokus utama peninjauan ini meliputi perbaikan infrastruktur pengairan serta penataan bangunan yang berdiri di sepanjang bantaran sungai.

Monitoring yang berlangsung di RW 05 dan RW 02 ini bertujuan untuk mengoptimalkan kembali fungsi pengendalian air serta menjamin keselamatan warga dari ancaman bencana.

Dalam tinjauan di RW 05, ditemukan fakta bahwa infrastruktur pintu air mengalami kerusakan serius. Lurah Cikawao, Indra Ahmad Rivai, memastikan bahwa Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) akan segera melakukan perbaikan dengan memperbarui sistem yang ada.

“Pintu air akan diperbaiki oleh DSDABM dengan sistem yang berbeda. Yang awalnya menggunakan sistem dorong atau roll, akan diganti menjadi sistem klep,” jelas Indra pada Rabu, 14 Januari 2026.

Indra menyebutkan bahwa seluruh material pintu air telah siap di gudang DSDABM. Saat ini, proyek hanya tinggal menunggu penyelesaian prosedur administrasi sebelum pengerjaan fisik dimulai.

Selain masalah pengairan, tim monitoring juga menyoroti keberadaan bangunan di atas aliran Sungai Cikapayang serta efektivitas tempat pengolahan sampah (TPS) hasil prakarsa warga di RW 02.

Terkait TPS yang belum maksimal, Indra menjelaskan bahwa fasilitas tersebut baru saja rampung pada akhir tahun lalu. “Rencananya akan mulai dioptimalkan pada bulan Januari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk bangunan yang menutupi aliran sungai, Pemkot Bandung akan mengambil langkah tegas berdasarkan arahan Wali Kota. Langkah pertama dimulai dengan validasi tata ruang untuk melihat kesesuaian izin dan fungsi lahan.

Jika ditemukan adanya pelanggaran atau status bangunan liar, pihak kelurahan akan menjalankan prosedur teguran resmi. “Jika ditemukan pelanggaran, akan diberikan peringatan secara bertahap, mulai dari peringatan pertama, kedua, hingga ketiga. Apabila tidak diindahkan, maka pembongkaran akan dilakukan oleh Satpol PP,” tegas Indra.