POLA JABAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengusulkan pemanfaatan lahan milik pemerintah dan aset eks BLBI untuk mendukung percepatan program Satu Juta Rumah di Jawa Barat.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan usulan tersebut dalam Rapat Koordinasi dan Sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Bandung, Kamis 2 Oktober 2025.

Menurutnya, keterbatasan lahan menjadi kendala utama pembangunan perumahan. Karena itu, Pemkot Bogor menawarkan alternatif seperti pemanfaatan aset daerah, lahan DJKN Kemenkeu, dan HGU yang tidak aktif, bahkan pengembangan bangunan eksisting seperti kombinasi pasar dan rumah susun.

“Banyak hal yang bisa dijadikan alternatif agar kebutuhan perumahan bisa cepat terealisasi,” ujar Dedie, dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar.

Sementara itu, Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Noviza Temenggung, mengatakan pemerintah tengah menyiapkan strategi optimalisasi lahan dan pendataan kepemilikan rumah agar program ini lebih tepat sasaran.

Hasil rapat ini akan dilaporkan ke tingkat pusat untuk pembahasan lanjutan, dengan harapan program Satu Juta Rumah bisa segera terwujud dan memberi akses hunian layak bagi masyarakat.***