POLA JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak cepat meninjau dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu 6 Desember 2025. Penyaluran dilakukan oleh Biro Adpim, Biro Umum, BPBD, DP3AKB, dan Baznas Jabar.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Jabar, Akhmad Taufiqurrahman, menyebut total warga terdampak sekitar 13 ribu orang. Bantuan darurat diberikan melalui Baznas, BPBD, dan DP3AKB, termasuk 1.000 bungkus nasi Padang dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

Masyarakat berharap adanya penanganan banjir jangka panjang, seperti normalisasi sungai dan penambahan embung retensi.

Wakil Bupati Bandung menyampaikan kebutuhan sekitar 14 embung retensi tambahan untuk mengurangi potensi banjir di masa depan.

Terkait evakuasi, beberapa warga memilih tetap di rumah untuk menjaga barang, namun pihak BPBD tetap menyiapkan tempat evakuasi yang nyaman, aman, dan terpenuhi kebutuhannya.

Analis Kebencanaan Ahli Madya BPBD Jabar, Usep Supdana, mengatakan pihaknya telah bergerak sejak dini hari untuk membantu kelompok rentan, termasuk ibu menyusui, lansia, dan anak-anak.

Selain makanan siap saji, BAZNAS Jabar menyalurkan 500 paket sembako untuk warga terdampak. Peninjauan ini memastikan proses evakuasi, perlindungan warga, dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran.

Pemprov Jabar menegaskan komitmennya hadir dalam penanganan banjir sekaligus memperkuat mitigasi jangka panjang di wilayah rawan.***