POLA JABAR – Kabar mengenai badai magnet bumi (badai geomagnetik) level G4 yang dipicu ledakan matahari sempat memicu kekhawatiran masyarakat.

Namun, bagi Anda yang tinggal di Indonesia, khususnya wilayah Jawa Barat, ada penjelasan menenangkan dari para ahli geofisika.

Apa sebenarnya dampak nyata dari fenomena "Severe" ini bagi wilayah khatulistiwa? Berikut adalah poin-poin pentingnya:

1. Indonesia Berada di "Zona Aman"

Ketua Tim Kerja Geofisika Potensial BMKG, Syirojudin, menjelaskan bahwa dampak fisik badai magnet bumi level G4 di Indonesia relatif lebih rendah.

Hal ini dikarenakan posisi geografis Indonesia yang berada di lintang rendah (ekuator).

Berbeda dengan wilayah lintang tinggi seperti Amerika Serikat (Alabama) yang bahkan bisa melihat Aurora akibat fenomena ini, wilayah tropis cenderung lebih terlindungi oleh kondisi geomagnetik ekuator.

2. Rekaman Gangguan di Observatorium Tondano

Meskipun dampaknya rendah, gangguan tetap terdeteksi. Melalui jaringan observatorium di Tondano, Sulawesi Utara, BMKG merekam adanya gangguan magnetik lokal.