POLA JABAR – Cheat day atau hari di mana Anda bebas mengonsumsi makanan di luar menu diet sering kali dianggap sebagai "dosa" bagi pelaku penurunan berat badan.
Namun, secara medis, cheat day yang terencana memiliki manfaat signifikan untuk mencegah tubuh mengalami fase stagnan (plateau).
Saat seseorang melakukan diet ketat dalam waktu lama, tubuh akan menurunkan kadar hormon leptin (hormon rasa kenyang) dan memperlambat metabolisme untuk menghemat energi.
Dengan melakukan cheat day sekali dalam seminggu, tubuh mendapatkan sinyal bahwa asupan makanan tetap tersedia, sehingga metabolisme kembali meningkat.
Selain itu, secara psikologis, cheat day berfungsi sebagai "hadiah" yang mencegah kelelahan mental (burnout) akibat aturan diet yang terlalu kaku.
Namun, waspadai agar cheat day tidak berubah menjadi cheat weekend atau ajang makan berlebihan tanpa kendali.
Kuncinya adalah tetap menjaga porsi yang masuk akal agar total kalori mingguan Anda tidak melonjak drastis yang justru bisa merusak progres penurunan berat badan yang sudah dicapai.***