POLA JABAR - Penuaan dini kini menjadi momok yang dihindari banyak orang. Mulai dari kerutan halus, flek hitam, hingga hilangnya elastisitas kulit sering kali membuat penampilan terasa kurang optimal. Berbagai produk perawatan kulit hingga suplemen mahal pun dicoba.

Namun, siapa sangka, rahasia awet muda yang efektif dan berbasis sains justru bisa Anda temukan pada buah yang mudah didapat yakni anggur.

Bukan sekadar mitos atau klaim marketing biasa, efektivitas anggur sebagai pencegah penuaan dini telah mendapat perhatian serius dari lembaga otoritas pangan terkemuka di Eropa, yaitu European Food Safety Authority (EFSA).

Mengapa Anggur Sangat Kuat Melawan Penuaan Dini?

Menurut tinjauan ilmiah dan data yang dikumpulkan oleh EFSA, kunci utama yang membuat anggur begitu istimewa terletak pada kandungan senyawa bioaktifnya, khususnya Polifenol.

Polifenol adalah kelompok antioksidan alami yang melimpah, terutama pada kulit dan biji anggur. Anggur, baik yang berwarna merah, ungu, maupun hijau, mengandung berbagai jenis polifenol, termasuk Resveratrol dan flavonoid lainnya.

Lalu, bagaimana cara kerja Polifenol ini menunda tanda-tanda penuaan? Ini Penjelasanya. 

1. Melawan Kerusakan Akibat Radikal Bebas (Antioksidan Super)

Penuaan dini sebagian besar dipicu oleh stres oksidatif, yaitu ketidakseimbangan antara radikal bebas (molekul jahat) dan kemampuan tubuh untuk mendetoksifikasinya.