POLA JABAR - Industri makanan global, termasuk es krim, kini semakin fokus pada penggunaan bahan-bahan alami sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan konsumen akan produk yang lebih sehat dan otentik. 

Di sinilah nangka (Artocarpus heterophyllus), buah tropis dengan aroma khas yang kuat dan rasa manis unik, muncul sebagai inovasi menarik untuk menggantikan perisa buatan dalam formulasi es krim. 

Nangka memiliki profil rasa yang sangat kompleks perpaduan antara manis, sedikit asam, dan aroma fruity yang sangat berbeda yang secara alami mampu memberikan karakter rasa yang mendalam tanpa perlu penambahan flavor sintetis. 

Keunggulan ini membuat nangka ideal digunakan sebagai bahan perisa alami yang tidak hanya memberikan rasa yang lezat tetapi juga mouthfeel yang unik berkat teksturnya yang berdaging. 

Dengan memanfaatkan nangka, produsen es krim dapat menyajikan produk yang lebih 'bersih' (clean label) dan menarik bagi segmen pasar yang mencari pengalaman rasa gourmet yang berbasis local wisdom atau kekayaan alam tropis.

Aspek utama yang membuat nangka sangat potensial dalam formulasi es krim adalah kemampuannya untuk berintegrasi secara harmonis dengan bahan dasar susu. 

Aroma dan rasa nangka yang kuat tetap menonjol meskipun dicampur dengan lemak dan gula dalam adonan es krim. Menurut penelitian dan jurnal inovasi makanan, penggunaan nangka, baik dalam bentuk pasta (puree) maupun potongan buah, tidak hanya meningkatkan dimensi rasa tetapi juga menambah nilai nutrisi pada produk akhir. 

Nangka secara alami kaya akan serat makanan, antioksidan, dan berbagai vitamin, menjadikannya pilihan perisa yang lebih unggul dibandingkan ekstrak buatan yang cenderung kosong nutrisi. 

Selain itu, warna kuning keemasan alami dari nangka juga memberikan tampilan visual yang menarik tanpa perlu pewarna tambahan.