POLA JABAR – Laksa merupakan salah satu kuliner peranakan yang sangat populer di Indonesia.
Meski sekilas terlihat serupa dengan kuah kuningnya yang menggoda, Laksa Bogor dan Laksa Betawi memiliki perbedaan mendasar yang memberikan pengalaman rasa yang unik bagi setiap penikmatnya.
Apa saja perbedaan yang mencolok dari kedua hidangan legendaris ini?
1. Bahan Utama Mi
Perbedaan paling nyata terletak pada jenis mi yang digunakan. Laksa Bogor umumnya menggunakan bihun putih yang lembut. Sementara itu, Laksa Betawi biasanya menggunakan mi yang terbuat dari tepung beras dengan tekstur yang lebih kenyal dan bentuk yang sedikit lebih tebal, mirip dengan spaghetti.
2. Penggunaan Oncom pada Laksa Bogor
Ciri khas utama yang tidak ditemukan pada versi lain adalah penggunaan oncom pada Laksa Bogor. Oncom merah yang dihancurkan memberikan tekstur kasar yang unik dan aroma fermentasi yang khas pada kuahnya. Hal inilah yang membuat Laksa Bogor terasa sangat "lokal" dan gurih.
3. Tekstur dan Aroma Kuah
Kuah Laksa Bogor cenderung lebih kental dan keruh karena adanya campuran oncom dan serutan kelapa sangrai. Di sisi lain, Laksa Betawi memiliki kuah santan yang lebih halus dengan aroma udang rebon atau ebi yang sangat kuat. Rasa Laksa Betawi cenderung lebih menonjolkan perpaduan manis dan gurih rempah.