POLA JABAR – Wonton dan siomay kerap dianggap serupa karena sama-sama menggunakan kulit tipis dengan isian daging.
Padahal, kedua makanan ini memiliki perbedaan cukup jelas, mulai dari asal-usul, cara pengolahan, hingga penyajiannya.
Agar tidak tertukar, berikut penjelasan perbedaan wonton dan siomay yang perlu diketahui.
1. Asal-usul
Wonton merupakan makanan khas Tiongkok yang umumnya disajikan sebagai pelengkap sup atau digoreng sebagai camilan. Sementara itu, siomay juga berasal dari Tiongkok, namun di Indonesia telah mengalami adaptasi dan dikenal luas sebagai makanan khas dengan cita rasa lokal.
2. Bentuk dan Kulit
Wonton biasanya memiliki bentuk segitiga atau menyerupai kantong kecil dengan kulit pangsit yang lebih tipis dan halus. Siomay cenderung berbentuk terbuka di bagian atas, dengan kulit yang sedikit lebih tebal agar dapat menopang isian.
3. Isian
Isian wonton umumnya berupa daging ayam, babi, atau udang yang dicincang halus dan dibumbui ringan. Sementara siomay memiliki isian yang lebih padat, biasanya menggunakan ikan tenggiri, ayam, atau udang, serta dicampur tepung untuk menghasilkan tekstur kenyal.