POLA JABAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan wilayahnya tetap aman dan nyaman bagi warga maupun wisatawan. Melalui kolaborasi lintas sektoral, Pemkot Bandung berupaya menghadirkan solusi konkret dalam menangani tantangan perkotaan, mulai dari ketertiban umum hingga kesiapsiagaan bencana.

Kombes Pol Budi Sartono menyampaikan jika dinamika kegiatan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru tahun ini akan  mengalami peningkatan, sehingga diperlukan kesiapsiagaan bersama.

Sebagai langkah konkret, Polrestabes Bandung bersama unsur terkait menyediakan 19 pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), dan pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis Kota Bandung. 

Tak hanya itu saja, pengamanan juga difokuskan pada 149 gereja, dengan melibatkan 1.500 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.

Budi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap merayakan malam Tahun Baru dengan tertib, khususnya tidak menghentikan kendaraan di atas jembatan atau flyover.karena dapat menimbulkan kemacetan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Silakan bereuforia, namun tetap patuhi aturan. Jangan berhenti di atas flyover demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas bersama,”ucapnya saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Polrestabes Bandung. Kapolrestabes Kota Bandung.

Kolaborasi lintas sektoral ini tidak hanya difokuskan pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga untuk memastikan ketenangan beribadah umat Kristiani, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung.

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Bandung menyiapkan pos kesehatan (poskes) dan ambulans di setiap pos pengamanan. 

Khusus pada malam Tahun Baru, ambulans mobile juga disiagakan di titik-titik keramaian guna memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat.