POLAJABAR.COM - Area Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sumedang mengalami transformasi yang tak biasa pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Lokasi tersebut mendadak dipenuhi dengan suara riuh dari ribuan burung yang saling bersahutan.
Transformasi ini terjadi karena Mapolres Sumedang menjadi tuan rumah bagi sebuah ajang perlombaan burung berkicau yang sangat dinantikan oleh para penggemar. Acara ini berhasil menyedot perhatian ratusan pecinta burung, atau yang dikenal sebagai kicau mania.
Para peserta datang dari berbagai penjuru wilayah untuk turut serta dalam kontes bergengsi tersebut. Mereka dengan antusias mempersiapkan dan menggantangkan sangkar burung kesayangan mereka di lokasi yang telah disediakan oleh Polres Sumedang.
Suasana kompetisi langsung terasa sangat hidup begitu para pemilik burung mulai membuka penutup atau kerodong sangkar. Hal ini memicu burung-burung untuk mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri.
Semarak perlombaan semakin terasa dengan adanya siulan khas dari para pemilik yang berusaha memancing performa maksimal dari burung-burung yang tengah berada di atas gantangan. Interaksi antara pemilik dan burung menjadi pemandangan utama.
Kegiatan akbar ini ternyata memiliki latar belakang perayaan penting yang menjadi momentum penyelenggaraannya. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian agenda memperingati hari jadi institusi kepolisian.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, memberikan keterangan resmi mengenai tujuan penyelenggaraan kontes burung tersebut. Beliau menjelaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar hiburan semata.
"Kontes ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke-80," ujar AKBP Sandityo Mahardika. Pernyataan ini menegaskan kaitan erat antara lomba burung dengan peringatan hari ulang tahun institusi Polri.
Dilansir dari sumber berita yang meliput acara tersebut, antusiasme peserta menunjukkan betapa besarnya komunitas kicau mania di wilayah Sumedang dan sekitarnya. Kompetisi ini sukses menjadi wadah silaturahmi.