POLA JABAR - Melon merupakan salah satu buah primadona yang menyegarkan, terutama saat cuaca panas. Namun, seringkali kita ragu apakah melon yang kita beli masih layak konsumsi atau justru sudah mulai membusuk di dalam lemari es. Memahami masa simpan buah ini sangat penting, bukan hanya soal rasa, tetapi juga demi keamanan pangan keluarga Anda.

Merujuk pada panduan resmi dari FoodSafety.gov, berikut adalah rincian mengenai berapa lama Anda bisa menyimpan melon agar tetap aman dan nikmat saat disantap.

Masa Simpan Melon Utuh vs Melon Potong

Ketahanan melon sangat bergantung pada kondisinya saat pertama kali dibeli dan bagaimana Anda menyimpannya. Jika Anda membeli melon dalam kondisi utuh (belum dikupas), buah ini memiliki ketahanan yang cukup baik di suhu ruang. Biasanya, melon utuh bisa bertahan sekitar 7 hingga 10 hari di atas meja dapur atau area yang sejuk dan kering.

Namun, situasinya akan berubah drastis begitu Anda membelah atau memotong melon tersebut. Melon yang sudah dipotong sangat rentan terhadap kontaminasi bakteri jika dibiarkan di suhu ruang terlalu lama. Berdasarkan standar keamanan pangan, melon potong hanya boleh disimpan di dalam lemari es (kulkas) selama 3 hingga 5 hari. Pastikan Anda menyimpannya dalam wadah kedap udara untuk menjaga kelembapannya.

Mengapa Melon Potong Harus Segera Masuk Kulkas?

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa batas waktunya begitu singkat? Melon memiliki tingkat keasaman yang rendah dan kadar air yang tinggi. Karakteristik ini menjadikannya tempat yang ideal bagi pertumbuhan bakteri seperti Salmonella atau Listeria jika tidak ditangani dengan benar.

Sangat disarankan untuk tidak membiarkan melon potong berada di suhu ruangan lebih dari dua jam. Jika suhu ruangan sedang sangat panas (di atas 30 derajat Celcius), batas waktu amannya berkurang menjadi hanya satu jam saja.

Tips Memilih dan Menyimpan Melon Agar Awet