POLA JABAR - Kepiting merupakan kanana mewah yang sering menjadi primadona di berbagai restoran, ternyata tak hanya memanjakan lidah. Di balik cangkangnya yang keras, tersimpan harta karun nutrisi yang sangat berharga bagi kesehatan tubuh.

Bagi Anda yang sedang menjalani diet atau sekadar ingin hidup sehat, memahami kandungan gizi kepiting adalah langkah cerdas. Berdasarkan data dari United States Department of Agriculture (USDA), kepiting per sajian menawarkan komposisi makro dan mikro nutrisi yang patut diperhitungkan.

Berikut adalah detail lengkap nilai gizi kepiting segar (daging yang dapat dimakan) per 100 gram, sesuai sumber terpercaya USDA.

Fokus Makronutrisi: Rendah Kalori, Tinggi Protein

Jika Anda mencari sumber protein hewani yang relatif rendah kalori dan lemak, kepiting adalah jawabannya.

  • Kalori: Dalam 100 gram daging kepiting, rata-rata terkandung sekitar 85 hingga 100 Kkal. Angka ini terbilang rendah, menjadikannya pilihan ideal untuk kontrol berat badan.

    Protein: Ini adalah bintang utamanya. Kepiting menawarkan protein berkualitas tinggi, berkisar antara 18 hingga 20 gram per 100 gram sajian. Protein sangat penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan otot, serta mendukung fungsi metabolisme.

    Lemak: Inilah kabar baik bagi Anda yang menghindari lemak jenuh. Kandungan lemak total pada 100 gram kepiting sangat minim, yakni hanya sekitar 0,5 hingga 1,5 gram. Sebagian besar lemak ini adalah asam lemak tak jenuh, termasuk Omega-3 yang menyehatkan jantung.

    Karbohidrat: Daging kepiting hampir tidak mengandung karbohidrat, umumnya di bawah 1 gram per porsi. Ini sangat cocok untuk mereka yang menjalani diet rendah karbo atau diet ketogenik.