POLA JABAR – Ada aroma khas yang muncul saat tetesan hujan pertama menyentuh tanah kering yang sangat memicu nostalgia.

Aroma bumi yang segar ini punya nama ilmiah: Petrichor.

Bukan sekadar bau air, ternyata ada rahasia kimiawi dan biologis di baliknya:

1. Peran Bakteri Tanah

Aroma ini sebagian besar dihasilkan oleh bakteri bernama Actinomycetes yang hidup di tanah. Saat tanah kering, bakteri ini menghasilkan spora.

Begitu hujan turun, spora-spora ini terangkat ke udara bersama senyawa bernama Geosmin.

Hidung manusia sangat sensitif terhadap Geosmin; kita bahkan bisa mendeteksinya meski konsentrasinya sangat kecil.

2. Minyak dari Tanaman

Selama musim kemarau, beberapa tanaman mengeluarkan minyak alami untuk melindungi diri dari kekeringan.