POLA JABAR - Musim panas tiba, atau Anda sedang berjuang mencapai berat badan ideal? Tak perlu bingung mencari camilan yang menyegarkan sekaligus bersahabat dengan program diet Anda. Semangka adalah jawabannya, dan bukan tanpa alasan.

Menurut pakar kesehatan di WebMD, buah juicy berwarna merah menyala ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga merupakan salah satu buah rendah kalori dan rendah karbohidrat terbaik yang bisa Anda nikmati. Inilah mengapa semangka layak mendapatkan tempat kehormatan di menu sehat Anda, diulas tuntas berdasarkan informasi dari WebMD.

1. Kandungan Air yang Sangat Tinggi: Kunci Kalori Rendah

Nama semangka (water melon) memang tidak berbohong. WebMD secara eksplisit menyebutkan bahwa semangka terdiri dari sekitar 92% air.

Tingginya kandungan air inilah yang menjadi faktor utama semangka memiliki kalori yang sangat rendah. Buah-buahan yang kaya air atau serat, seperti semangka, secara otomatis memiliki jumlah karbohidrat yang lebih sedikit per cangkirnya dibandingkan buah lain.

Artinya, Anda bisa menikmati porsi yang lebih besar dan merasa kenyang lebih lama tanpa perlu khawatir menimbun kalori berlebihan. Inilah cara paling nikmat untuk menjaga hidrasi tubuh sambil tetap menjaga garis pinggang Anda!

2. Status Low-Carb Nomor Satu di Kalangan Buah

Bagi Anda yang sedang menjalani diet rendah karbohidrat, WebMD memberikan kabar gembira: Semangka adalah buah dengan kandungan karbohidrat terendah.

Per 100 gram penyajian, semangka hanya mengandung sekitar 7,5 gram karbohidrat. Ini menjadikannya pilihan ideal untuk memenuhi hasrat akan makanan manis tanpa mengacaukan perhitungan makro harian Anda. Sebagai patokan, satu porsi semangka yang ideal adalah sekitar satu cangkir penuh, atau setara dengan 10 bola semangka jika Anda ingin menyajikannya dengan mewah.