POLA JABAR – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Bandung terus menunjukkan eksistensinya dalam pembangunan sumber daya manusia.
Melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Silaturahmi di Pendopo Kota Bandung pada Rabu, 15 April 2026, ICMI berupaya mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan nilai-nilai religius.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur kepengurusan, dewan pakar, hingga Pemuda ICMI ini mengusung tema besar: “Menguatkan Silaturahim Intelektual, Membumikan Literasi Al-Qur’an.”
Ketua ICMI Orda Kota Bandung, Tatang Muhtar, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah konkret organisasi dalam memperkuat kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Sebagai organisasi yang lahir sejak 1990 dan pernah dipelopori oleh B.J. Habibie, ICMI tetap konsisten pada jalur pemberdayaan umat dan penguatan nilai kebangsaan.
Di tingkat daerah, Rakorda ini berfungsi sebagai wadah untuk menyelaraskan visi serta mempererat jejaring komunikasi antaranggota demi menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Rakorda dan silaturahmi ini bukan hanya agenda rutin, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal serta merumuskan langkah strategis organisasi dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Tatang.
Salah satu poin menarik dalam kegiatan ini adalah penyelenggaraan pelatihan bertajuk “Rahasia 90 Menit Bisa Baca Al-Qur’an dari Nol.” Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan DEMAJI di bawah pimpinan Abu Rabbani sebagai solusi atas fenomena sosiologis masih adanya umat Muslim usia dewasa yang belum mampu membaca kitab suci.
Pelatihan ini mencerminkan paradigma gerakan ICMI yang menyeimbangkan antara dimensi ilmu, iman, dan amal. Dengan metode praktis, diharapkan literasi Al-Qur'an di Kota Bandung dapat meningkat signifikan, sekaligus memberikan kepercayaan diri bagi para peserta.