POLAJABAR - Pada Kamis, 30 April 2026 Pemerintah Kota Bandung mencairkan honorarium peningkatan mutu (HMP) bagi guru honorer dengan rapel empat bulan.
Pencairan HMP tersebut diharapkan, akan mampu membantu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi para tenaga pendidik.
Terkait hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dana langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima sebelum pukul 15.00 WIB.
“Alhamdulillah untuk HMP sudah dicairkan. Ini dirapel empat bulan,” ujar Farhan seperti dikutip dari laman jabarprov.go.id.
Bukan hanya mencairkan HMP, Pemerintah Kota Bandung juga menyalurkan bantuan Rawan Melanjutkan Pendidikan.
Dari muali jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga mahasiswa dengan total anggaran hampir Rp5 miliar.
Bantuan tersebut diberikan dengan syarat tidak ada penahanan ijazah, sehingga menjamin hak siswa untuk melanjutkan pendidikannya.
“Kalau ada sekolah yang menahan ijazah, apalagi terbukti, maka bantuan RMP-nya akan dicabut. Kalau di sekolah negeri, kepala sekolahnya bisa langsung dicopot,” ujar Farhan.
Kebijakan ini tentunya akan mampu memberi dampak langsung bagi masyarakat dengan menjaga keberlanjutan pendidikan serta meringankan beban biaya keluarga.