POLA JABAR – Suasana penuh khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra pada Kamis, 23 April 2026. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, hadir langsung memimpin prosesi ziarah dalam rangka memperingati peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api (BLA).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para pejuang yang telah mendarmabaktikan hidupnya demi kedaulatan tanah air.

Dalam rangkaian ziarah tersebut, Muhammad Farhan bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Bandung melakukan tabur bunga di delapan titik makam pahlawan.

Hal yang cukup menyentuh perhatian adalah fakta bahwa tujuh dari delapan makam yang diziarahi tersebut merupakan makam pahlawan tanpa identitas.

Makam-makam tanpa nama ini menjadi simbol bisu dari pengorbanan tanpa pamrih para pejuang.

Meskipun nama mereka tidak tercatat dalam lembaran sejarah secara spesifik, namun keberanian mereka tetap abadi dalam ingatan bangsa Indonesia. 

Wali Kota secara khusus mendoakan para syuhada yang gugur dalam peristiwa pembumihangusan Kota Bandung tersebut.

“Dalam kesempatan ini, kami memberikan penghargaan dengan mengenang dan menaburkan bunga di makam para pahlawan tidak dikenal yang gugur dalam Peristiwa Bandung Lautan Api. Kita doakan semoga mereka ditempatkan di tempat paling mulia di sisi Allah SWT,” ujar Farhan.

Momentum ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi ruang refleksi bagi para pemimpin dan masyarakat Kota Bandung untuk mengenang betapa mahalnya harga sebuah kemerdekaan.