POLA JABAR – Tongkat estafet kepemimpinan di Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bandung resmi berpindah tangan. Abun Hasbulloh Syambas kini resmi menjabat sebagai Kajari Kota Bandung menggantikan Irfan Wibowo.

Menanggapi pergantian tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak Kajari yang baru untuk memperkokoh kolaborasi lintas lembaga di dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Farhan menekankan bahwa peran Kajari sangat strategis dalam memastikan tata kelola pemerintahan tetap bersih dan akuntabel.

Dalam acara pisah sambut yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bandung pada Kamis, 18 Desember 2025, Farhan memberikan sambutan hangat:

“Kita dijamu oleh Pak Abun sebagai Kajari baru sekaligus anggota baru Forkopimda Kota Bandung. Selamat datang Pak Abun. Kita akan terus bekerja sama, saling menguatkan, saling menjaga, dan saling mendoakan,” ujar Farhan.

Wali Kota menilai rotasi ini sebagai dinamika organisasi yang positif. Ia meyakini rekam jejak Abun Hasbulloh yang pernah bertugas di Bandung akan menjadi aset berharga.

“Kami percaya pada Pak Abun. Pengalaman beliau bukan kaleng-kaleng dan sangat luar biasa. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat pengawasan dan kolaborasi antar-lembaga di Kota Bandung,” katanya.

Tak lupa, Farhan juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Irfan Wibowo atas dedikasinya selama 1,5 tahun terakhir dalam membenahi penegakan hukum di Kota Kembang.

“Terima kasih kepada Pak Irfan Wibowo beserta Ibu atas dedikasi dan kerja luar biasa selama 18 bulan. Banyak perubahan yang telah kita rasakan bersama dan menjadi bahan koreksi untuk terus memperbaiki diri,” ucap Farhan.

Senada dengan Wali Kota, Abun Hasbulloh Syambas menegaskan komitmennya untuk mengutamakan fungsi dukungan pembangunan dibandingkan sekadar penindakan hukum semata.