POLA JABAR – Gerakan kebersihan terpadu di Kota Bandung terus menunjukkan konsistensinya. Pada Minggu, 10 Mei 2026, program Sasapu Bandung memasuki pelaksanaan pekan keempat.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, kembali memimpin langsung aksi turun ke jalan untuk memastikan kebersihan lingkungan di area-area strategis tetap terjaga dengan optimal.
Pada edisi kali ini, titik fokus pembersihan meliputi kawasan Kebon Jati, Stasiun Hall, hingga area populer Pasirkaliki (Paskal).
Lokasi-lokasi tersebut dipilih mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan volume lalu lintas yang berdampak pada potensi timbulan sampah yang besar.
Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa Sasapu bukan sekadar gerakan seremonial. Sejak pukul 04.00 WIB, sinergi antara aparat kewilayahan, petugas kebersihan, dan berbagai unsur pendukung telah terlihat sibuk membersihkan trotoar, menyapu jalan, hingga menguras saluran drainase yang tersumbat.
Wali Kota Farhan tidak hanya memantau, tetapi juga melakukan inspeksi mendalam terhadap kendala-kendala kebersihan yang masih sering ditemui di lapangan.
Kehadiran pemimpin di tengah petugas diharapkan mampu memberikan motivasi serta memastikan penanganan masalah lingkungan berjalan lebih taktis.
Keberhasilan program Sasapu terlihat dari perluasan titik aksi yang semula hanya 46 lokasi, kini merambah hingga 181 titik di seluruh penjuru Kota Bandung.
Pada pekan keempat ini, arah kebijakan mulai bergeser ke tahap yang lebih teknis, yakni pemetaan persoalan lingkungan secara mendalam untuk langkah penanganan jangka panjang.