POLA JABAR - Setelah sesi latihan yang menguras keringat, tidak ada yang lebih menggoda selain segelas air es. Namun, di tengah masyarakat kita, sering muncul kekhawatiran bahwa minum air dingin setelah olahraga bisa berdampak buruk bagi kesehatan, mulai dari risiko jantung hingga perut buncit. Benarkah demikian?
Ternyata, sains berkata sebaliknya. Berdasarkan data dan panduan dari American Council on Exercise (ACE), mengonsumsi air dingin justru memiliki keunggulan medis yang signifikan bagi pemulihan tubuh setelah beraktivitas fisik.
Mempercepat Penurunan Suhu Inti Tubuh Saat kita berolahraga intens, suhu inti tubuh akan meningkat tajam. Jika suhu ini tidak segera diturunkan, risiko kelelahan ekstrem atau heat stroke bisa mengintai. Air dingin bekerja sebagai pendingin internal yang efisien. Cairan bersuhu rendah membantu menyerap panas dari dalam dan mengembalikannya ke zona suhu normal lebih cepat dibandingkan air suhu ruang.
Mencegah Dehidrasi dengan Lebih Efektif Salah satu temuan menarik dari riset yang didukung para ahli adalah tingkat palatabilitas atau "rasa enak" dari air itu sendiri. Orang cenderung minum lebih banyak saat air dalam kondisi dingin dibandingkan air hangat atau suhu ruang. Hal ini secara otomatis membantu seseorang mencapai target rehidrasi yang disarankan tanpa merasa terbebani untuk menghabiskan berliter-liter air.
Mendukung Performa dan Recovery Minum air dingin juga diketahui dapat membantu menjaga detak jantung tetap stabil selama proses pemulihan. Dengan suhu tubuh yang terkendali, jantung tidak perlu bekerja ekstra keras untuk memompa darah ke permukaan kulit demi mendinginkan tubuh. Hasilnya, otot-otot Anda mendapatkan pasokan oksigen yang lebih optimal untuk proses perbaikan jaringan yang rusak selama latihan.
Lantas, Berapa Suhu yang Ideal? Meski dingin itu baik, ACE menyarankan suhu air yang ideal berada di rentang 15 hingga 22 derajat Celcius. Suhu ini dianggap cukup dingin untuk memberikan efek kesegaran dan penurunan panas tubuh, namun tetap nyaman bagi sistem pencernaan sehingga tidak menimbulkan kram perut yang mendadak.
Kesimpulan Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi untuk meraih botol air dingin dari kulkas setelah jogging atau angkat beban. Selama tidak dikonsumsi secara berlebihan dalam satu tegukan besar (yang bisa memicu respon saraf brain freeze), air dingin adalah sahabat terbaik untuk proses recovery Anda.
Pastikan saja Anda tetap mendengarkan sinyal tubuh dan melakukan rehidrasi secara bertahap agar manfaatnya terasa maksimal hingga ke sel otot terkecil.***