POLA JABAR - Buah kurma, yang dikenal secara ilmiah sebagai Phoenix dactylifera L., merupakan salah satu tanaman tertua dan paling berharga di dunia, khususnya di wilayah Timur Tengah.
Menurut Smithsonian Magazine, akar pohon kurma berusia sangat tua, bahkan fosil menunjukkan bahwa nenek moyang pohon ini telah ada sejak sekitar 50 juta tahun yang lalu.
Namun, domestikasi kurma oleh manusia diperkirakan baru dimulai sekitar 4000 SM di kawasan Mesopotamia, yang sekarang menjadi bagian dari Irak modern.
Kurma bukan hanya sekadar sumber makanan; pohon ini telah menjadi bagian integral dari budaya dan peradaban kuno Timur Tengah. Bangsa Sumeria, Babilonia, dan Akadia menggunakan pohon kurma dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
Beberapa kuil dewa bulan di Mesopotamia bahkan dibangun dengan memanfaatkan kayu dan batang pohon kurma. Simbolisme pohon kurma tercermin dalam seni dan hieroglif Mesir Kuno, dimana daun dan pelepahnya mewakili waktu, tahun dan bulan.
Pohon kurma memiliki keistimewaan yang luar biasa. Dalam kondisi optimal, pohon ini mampu hidup lebih dari 100 tahun dan tumbuh setinggi sekitar lima lantai bangunan. Setiap tahunnya, satu pohon bisa menghasilkan hingga 68 kilogram buah kurma.
Buah ini memiliki rasa manis alami yang sejak dahulu digunakan sebagai sumber energi, terutama dalam tradisi berbuka puasa oleh umat Islam, yang mengadopsi praktik berbuka dengan kurma dari ajaran Nabi Muhammad.
Lebih dari sekedar makanan, kurma dipercaya memiliki nilai spiritual dan kultural yang dalam. Di masyarakat Sabian kuno, misalnya, pohon kurma dikaitkan dengan pemujaan bulan dan dipercaya sebagai "jalan menuju bulan." Selain itu, hampir setiap bagian dari pohon kurma dapat dimanfaatkan dari serat pohonnya yang digunakan untuk membuat tali, keranjang, hingga atap rumah menjadikannya tumbuhan serbaguna yang menopang kehidupan di wilayah gurun.
Kurma juga menjadi bahan makanan dan simbol keistimewaan di berbagai budaya Timur Tengah hingga kini, berkembang menjadi berbagai olahan kuliner mulai dari kue tradisional, makanan penutup hingga minuman seperti smoothie dan shake yang populer di negara-negara seperti Iran, Pakistan, dan India.