POLA JABAR - Siapa yang bisa menolak sensasi dingin dan lembutnya es krim di hari yang terik? Di balik popularitasnya saat ini yang bisa ditemukan di setiap sudut minimarket, es krim menyimpan sejarah panjang yang melibatkan kaisar, penjelajah dunia, hingga revolusi teknologi yang mengubah cara kita menikmati hidangan penutup.

Jejak Awal: Es dari Puncak Gunung

Jauh sebelum mesin pendingin ditemukan, konsep "hidangan dingin" sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Berdasarkan catatan sejarah, bangsa Romawi kuno dan masyarakat di Timur Tengah telah mengenal campuran salju dengan madu atau buah-buahan. Kaisar Nero dari Roma (37–68 M) konon sering mengirim pelari ke pegunungan hanya untuk mengambil salju demi disajikan dengan campuran nektar dan buah.

Namun, cikal bakal es krim yang lebih mendekati tekstur modern diyakini berasal dari China pada masa Dinasti Tang. Saat itu, campuran susu kerbau, tepung, dan kamper dipadukan lalu dibekukan di dalam salju yang dicampur dengan garam petre (kalium nitrat) untuk menurunkan titik bekunya.

Rahasia Bangsawan dan Perjalanan ke Eropa

Legenda sering menyebutkan bahwa Marco Polo membawa resep hidangan dingin dari China ke Italia pada abad ke-13. Meskipun kebenaran mutlak cerita ini masih diperdebatkan, faktanya Italia menjadi pusat perkembangan teknik pembuatan es krim di Eropa.

Pada abad ke-16, es krim adalah simbol kemewahan yang ekstrem. Catherine de' Medici, seorang bangsawan Italia yang menikah dengan Raja Henry II dari Prancis, disebut-sebut memperkenalkan hidangan ini ke istana Prancis. Selama berabad-abad, resep es krim dijaga ketat sebagai rahasia negara. Hanya para raja dan kaum aristokrat yang memiliki akses terhadap es krim, karena biaya pengambilan es alami dan bahan baku susu yang mahal menjadikannya makanan yang sangat eksklusif.

Era Kolonial dan Kelahiran Industri Modern

Es krim mulai menyeberangi Samudra Atlantik menuju Amerika Serikat pada pertengahan abad ke-18. Tokoh-tokoh penting seperti George Washington dan Thomas Jefferson dikenal sebagai penggemar berat hidangan ini. Bahkan, Washington tercatat menghabiskan banyak uang untuk membeli peralatan pembuatan es krim di kediamannya.