POLA JABAR – Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rawan gempa bumi di dunia.

Letaknya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yakni Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik, membuat aktivitas seismik di wilayah ini sangat tinggi.

Sepanjang sejarah, Indonesia telah mengalami berbagai gempa bumi besar yang menimbulkan kerusakan parah serta korban jiwa dalam jumlah besar. Peristiwa-peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka mendalam, tetapi juga menjadi pelajaran penting dalam upaya mitigasi bencana.

Berikut sejarah gempa besar di Indonesia dan dampaknya.

1. Gempa dan Tsunami Aceh 2004

Gempa berkekuatan magnitudo 9,1 yang mengguncang Aceh pada 26 Desember 2004 tercatat sebagai salah satu gempa terbesar di dunia. Gempa ini memicu tsunami dahsyat yang melanda wilayah pesisir Aceh dan sejumlah negara di Samudra Hindia.

Dampaknya sangat besar, dengan ratusan ribu korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas. Peristiwa ini menjadi titik balik penting dalam pengembangan sistem peringatan dini tsunami di Indonesia.

2. Gempa Yogyakarta 2006

Pada 27 Mei 2006, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Meski tidak memicu tsunami, gempa ini menyebabkan kerusakan parah pada bangunan permukiman.