POLA JABAR - Selama ini, banyak orang hanya melihat udang sebagai hidangan laut mewah yang kaya akan kolesterol. Namun, jika kita menelaah lebih dalam dari sisi nutrisi, makanan laut yang satu ini menyimpan potensi luar biasa sebagai penyokong sistem kekebalan tubuh. Melansir data kesehatan dari Cleveland Clinic, udang mengandung kombinasi vitamin dan mineral spesifik yang bekerja efektif membentengi tubuh dari serangan penyakit.

Lantas, nutrisi apa saja yang membuat udang layak disebut sebagai sahabat imunitas? Mari kita bedah satu per satu.

Kandungan Selenium sebagai Perisai Sel

Salah satu keunggulan utama udang adalah kandungan Seleniumnya yang sangat tinggi. Selenium merupakan mineral yang berperan sebagai antioksidan kuat. Di dalam tubuh, Selenium membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas yang bisa memicu peradangan kronis.

Ketika peradangan dalam tubuh terkendali, sistem imun tidak perlu bekerja "lembur" untuk memperbaiki kerusakan sel, sehingga ia bisa lebih fokus melawan virus atau bakteri yang masuk. Menurut para ahli diet di Cleveland Clinic, satu porsi udang sudah mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan Selenium harian Anda.

Zinc: Sang Arsitek Pertahanan Tubuh

Selain Selenium, udang adalah sumber Zinc (seng) yang sangat baik. Zinc dikenal dalam dunia medis sebagai nutrisi kunci untuk perkembangan sel imun. Tanpa asupan Zinc yang cukup, sel-sel darah putih tidak dapat berfungsi maksimal dalam mendeteksi dan menghancurkan patogen. Dengan mengkonsumsi udang secara teratur namun dalam batas wajar, Anda secara tidak langsung memberikan amunisi ekstra bagi pasukan sel darah putih Anda.

Kekuatan Astaxanthin, Si Pigmen Oranye

Pernahkah Anda bertanya mengapa udang berubah warna menjadi oranye saat dimasak? Warna tersebut berasal dari Astaxanthin, jenis karotenoid yang merupakan antioksidan sangat kuat.