POLA JABAR - Melon seringkali dianggap sebagai buah yang menyegarkan dan aman bagi siapa saja. Namun, bagi sebagian orang, mengkonsumsi melon baik itu jenis cantaloupe (blewah), honeydew, maupun semangka bisa memicu reaksi yang tidak nyaman. 

Berdasarkan tinjauan medis seperti yang sering dibahas oleh institusi kesehatan terkemuka dunia, Mayo Clinic, melon memang dapat menjadi sumber alergen melalui mekanisme yang unik.

Mengapa Melon Menyebabkan Alergi?

Alergi terhadap melon biasanya bukan disebabkan oleh buah itu sendiri secara mandiri, melainkan akibat dari fenomena yang disebut dengan reaktivitas silang. Kondisi ini paling sering dikaitkan dengan Oral Allergy Syndrome (OAS) atau Sindrom Alergi Mulut.

Dalam kasus melon, sistem kekebalan tubuh seseorang salah mengenali protein dalam buah melon sebagai protein serbuk sari yang berbahaya. Jika Anda memiliki alergi terhadap serbuk sari lingkungan tertentu, tubuh Anda mungkin akan bereaksi saat mengkonsumsi melon.

Hubungan Antara Serbuk Sari dan Melon

Mayo Clinic dan para ahli alergi mencatat bahwa reaktivitas silang ini biasanya terjadi pada individu yang sensitif terhadap: