POLA JABAR – Banyak orang mengira cara belajar terbaik adalah dengan membaca buku berulang-ulang atau menandainya dengan highlighter (stabilo). Padahal, teknik itu cenderung pasif dan mudah bikin lupa. Jika ingin ingatan nempel lebih lama, kamu wajib coba metode Active Recall.
Apa itu dan bagaimana caranya?
Apa Itu Active Recall?
Secara sederhana, Active Recall adalah proses menantang otak untuk menarik informasi keluar dari memori, bukan memasukkannya terus-menerus. Bukannya membaca ulang, kamu justru mencoba mengingat kembali apa yang baru saja dipelajari tanpa melihat catatan.
Cara Praktis Melakukannya:
- Tutup Bukumu: Setelah membaca satu bab atau paragraf, tutup bukunya. Jangan tergoda untuk mengintip.
- Tanyakan pada Diri Sendiri: Tanyakan, "Apa poin utama yang baru saja saya baca?" atau "Bagaimana cara kerja konsep ini?"
- Tulis atau Ucapkan: Jawab pertanyaan itu dengan kata-katamu sendiri, baik ditulis di kertas kosong atau diucapkan dengan keras.
- Cek Kembali: Baru setelah kamu selesai mencoba mengingat, buka buku untuk melihat bagian mana yang salah atau terlupa.
Mengapa Ini Efektif?
Saat kamu memaksa otak untuk mengingat, saraf-saraf di otak bekerja lebih keras. Proses "kesulitan" inilah yang justru memperkuat koneksi memori. Semakin sering kamu memanggil informasi tersebut, semakin sulit informasi itu hilang dari ingatanmu.***