POLA JABAR – Hari Jumat adalah waktu untuk bersolek dan membersihkan diri bagi umat Muslim.

Selain mandi sunnah dan memakai wewangian, ada satu amalan kecil yang sering dianggap sepele namun sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, yaitu memotong kuku.

Bukan sekadar memotong, ada adab dan urutan yang bisa mendatangkan keberkahan:

1. Bagian dari Fitrah Manusia

Memotong kuku termasuk dalam khishalul fitrah (perkara fitrah) sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim. Menjaga kuku tetap pendek dan bersih bukan hanya soal estetika, tetapi juga mencegah berkumpulnya kotoran dan kuman yang bisa membatalkan kesucian wudu jika menghalangi air sampai ke kulit.

2. Urutan Memotong Kuku yang Disunnahkan

Menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, ada urutan yang dianjurkan agar bernilai ibadah:

  • Tangan: Dimulai dari jari telunjuk kanan, berlanjut ke jari tengah, manis, kelingking, lalu pindah ke tangan kiri (dari kelingking ke ibu jari), dan terakhir ditutup dengan ibu jari kanan.
  • Kaki: Dimulai dari jari kelingking kaki kanan secara berurutan hingga jempol kanan, lalu dilanjutkan dari jempol kaki kiri hingga kelingking kaki kiri.

3. Kebersihan Adalah Kunci Ibadah